Kepedulian Terhadap Penyakit Diabetes Melalui Tanggal 14 November

  • 15 November 2018
  • Dibaca: 295 Pengunjung
Kepedulian Terhadap Penyakit Diabetes Melalui Tanggal 14 November

Diabetes melitus adalah penyakit yang disebabkan oleh kekurangan insulin atau berkurangnya efektivitas insulin. Diabetes ditandai dengan kondisi hiperglikemia berlangsung terus-menerus. Insulin adalah hormon yang dibentuk oleh pankreas. Pankreas mengeluarkan insulin ke dalam aliran darah. Insulin membantu glukosa untuk dapat masuk kedalam sel. Insulin menurunkan jumlah gula didalam darah. Karena penyakit diabetes masuk kategori penyakit paling mematikan di dunia, kepedulian terhadap penyakit ini pun semakin digalakkan. Satu di antara banyak cara untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman penyakit diabetes adalah dengan diperingatinya Hari Diabetes Sedunia (World Diabetes Day) pada tanggal 14 November. Alasan pemilihan tanggal 14 November adalah karena tanggal tersebut adalah ulang tahun dari Sir Frederick Banting yang turut menemukan insulin bersama Charles Best pada tahun 1922.

Hari Diabetes Sedunia memiliki logo lingkaran biru yang merupakan simbol global untuk kesadaran diabetes. Lingkaran biru tersebut menandakan kesatuan komunitas diabetes global dalam menanggapi epidemi diabetes. Kesadaran diabetes pada masyarakat harus mengenali tanda dan gejala Diabetes Melitus, dimana gejala yang harus diwaspadai sebagai berikut : cepat merasa haus (polidipsia) dan sering buang air kecil (poliuria), sering mengalami kelaparan ekstrim (polifagia), cepat merasa lelah dan mengantuk hal ini terjadi karena sebagian sel-sel tubuh kita tidak mendapatkan glukosa yang dibutuhkan untuk tetap bugar, penurunan berat badan yang ekstrim dan tanpa sebab, emosi tidak stabil, penglihatan kabur, pada wanita akan mudah mengalami infeksi jamur pada vagina, jika mengalami luka akan sulit sembuh karena diabetes mempengaruhi kemampuan tubuh untuk menyembuhkan diri dan melawan infeksi.

Penanganan penyakit ini dapat dilakukan dengan membuat komitmen untuk dapat menjaga kadar glukosa dalam darah dengan mengkonsumsi obat seperti yang direkomendasikan oleh dokter. Mengkonsumsi makanan sehat dan melakukan aktifitas fisik setiap hari untuk menjaga kondisi tubuh. Berkonsultasi dengan dokter spesialis mata secara rutin setiap 6 bulan sekali untuk melihat kemungkinan gejala kerusakan retina mata, katarak, dan glaukoma. Menjaga sistem kekebalan tubuh. Peningkatan kadar gula darah dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh. Hal tersebut dapat menyebabkan tubuh mudah terinfeksi bakteri dan virus.

Menjaga kondisi kaki dengan mencuci kaki setiap hari dengan menggunakan air hangat lalu keringkan dengan handuk yang lembut. Melembabkan kaki dengan lotion. Periksa kaki setiap hari untuk melihat adanya lecet, luka, kemerahan atau bengkak. Menjaga agar tekanan darah dan kadar kolesterol berada pada rentang normal dengan cara mengkonsumsi makanan sehat dan melakukan olahraga fisik setiap hari. Berhenti merokok, karena dapat meningkatkan resiko terjadinya komplikasi diabetes, seperti jantung, stroke, kerusakan saraf dan penyakit ginjal. Perokok yang menderita diabetes melitus memiliki resiko tiga kali lebih tinggi dari pada penderita diabetes non-merokok. Berhenti mengkonsumsi alcohol yang dapat meningkatkan kadar gula dalam darah terutama jika dikonsumsi bersamaan dengan makan.

  • 15 November 2018
  • Dibaca: 295 Pengunjung

Artikel Lainnya

Cari Artikel