Sejarah Desa

  • Dibaca: 804 Pengunjung

Apabila kita membicarakan Desa Mekar Bhuana, kita tidak bisa lepas dari sejarah Desa Mambal secara menyeluruh yaitu sebagai akibat kekalutan yang terjadi di Puri Gelgel Kelungkung menyebabkan I Gusti Ngurah Mambal mengembara ke daerah Rakyat Punta yakni Wilayah Batuangsut. Tahun 1343 Ekspedisi Gajah Mada dari Majapahit yang dibantu oleh Panglima Perangnya seperti Arya Kenceng, Arya Damar, Arya Belog, Arya Sentong, Arya Belontong, Tan Kober, Tan Kawur, dan Rakyan Punta. Perkembangan suatu Desa tidak terlepas dari perkembangan penduduknya. Demikian pula dengan Desa Mambal semakin berkembang dalam arti wilayah desa dibentuk dalam lingkup yang lebih kecil.

Diceritakan keturunan I Gusti Ngurah Mambal dalam memecahkan masalah selalu mengadakan persidangan /pertemuan (pesamuan dalam Bahasa Bali ). Dari kata tersebut munculah nama Banjar Adat Samu. Lebih lanjut diceritakan adanya suatu wilayah disebelah timur  Banjar Adat Samu merupakan hutan bambu yang sangat lebat (Tiing nges), lama kelamaan hutan bambu tersebut menjadi suatu desa yang diberi nama Desa Tingas (Desa Adat Tingas). Diceritakan batas paling timur Wilayah Mengwi (disebelah timur hutan bambu) adalah merupakan tempat permukiman orang-orang Mengwi sebagai penjaga wilayah. Desa itu merupakan batas antara Wilayah Mengwi dengan Wilayah Gianyar, karena itu merupakan batas (sigar dalam bahasa bali) maka wilayah tersebut diberi nama Desa Adat Sigaran. Jatuhnya kerajaan Mengwi menyebabkan putra-putra Raja Mengwi ditangkap dan ditawan di daerah Tegal Badung. Berkat bantuan seorang pencuri dari Sanur dapat menyelamatkan putra-putra Raja Mengwi dan dibawa ke Ubud untuk mendapat perlindungan. Setelah putra-putra Raja Mengwi mendapat suaka politik di Ubud, kemudian kembali ke daerah Mengwi dan salah satunya putranya menetap di Desa Adat Lambing. Demikianlah nama itu mencuat sebagaimananya orang Bali memberi nama suatu wilayah karena keistimewaan yang terjadi di tempat tersebut.

Desa Mekar Bhuana merupakan satu kesatuan dengan Desa Mambal, karena luasnya wilayah dan banyaknya penduduk, untuk mendapat pelayanan yang lebih dekat dan cepat, maka perlu dimekarkan menjadi 2 (dua) Daerah Pemerintahan Desa Dinas, yaitu Desa Mambal dan Desa Mekar Bhuana. Sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Badung  Nomor 342 tahun 2002 tanggal 12 Maret 2002. Perbatasan wilayah kedua desa adalah sebuah pangkung atau aliran sungai kecil (Yeh) diantara Desa Mambal dan Desa Mekar Bhuana. Itulah sekilas cerita mengenai Desa Mekar Bhuana yang merupakan pemekaran dari Desa Mambal. Desa Mekar Bhuana merupakan wilayah Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Bali. Jumlah penduduk Desa Mekar Bhuana berjumlah 4.617 jiwa.Luas wilayahnya yaitu 351,26 Ha.

Desa Mekar Bhuana merupakan daerah yang dataran/bergelombang sampai berbukit, terletak ±7 Km dari Ibu Kota Kecamatan Abiansemal dapat ditempuh dalam waktu 15 menit dengan kendaraan umum, 12 Km. Dari Ibu Kota Kabupaten dan 14 Km, dari Ibu Kota Propinsi, dengan kadar air : kering udara 6,35 % kapasitas lapang 20,14 %. Tekstur tanah Desa Mekar Bhuana adalah lempung berdebu ( pasir 37,34 %, Debu 61,38 %, dan tanah liat 1,28 % ), Ph tanah agak asam dengan H2O 6,20, berada diketinggian 80-100 meter di atas permukaan laut, jenis tanah Latosol Coklat Kekuningan yang mempunyai batas-batas sebagai berikut, (1) Sebelah Utara adalah Jalan Abangan Subak Gaga, (2) Sebelah Timur adalah Telabah Yeh Dukuh, (3) Sebelah Selatan adalah Campuan Jelinjing, Munduk Tegeh, Subak Tanah Yeng, (4) Sebelah Barat adalah Telabah Yeh Lauh. Keadaan alam Desa Mekar Bhuana merupakan desa cukup lembab. Temperatur rata-rata 24oC s/d 30oC, dengan curah hujan rata-rata antara 2.000 s/d 3.000 mm per tahun. Arah angina yang datang dari arah tenggara membawa musim kemarau yang biasanya terjadi pada bulan April s/d Oktober dan yang dari barat laut membawa curah hujan yang terjadi pada bulan Oktober s/d April. Desa Mekar Bhuana terbagi menjadi 5 Banjar Dinas yaitu Banjar Dinas Sigaran, Banjar Dinas Bindu, Banjar Dinas Tingas, Banjar Dinas Lambing, Banjar Dinas Samu. Sampai dengan 31 Mei 2011 jumlah penduduk Desa Mekar Bhuana sebanyak 4.617 jiwa dengan 1.465 Kepala Keluarga (KK).

  • Dibaca: 804 Pengunjung